Alarm suhu tinggi kompresor udara sekrup: penyebab dan langkah pemeriksaan
Jika kompresor udara sekrup menunjukkan suhu udara keluar atau suhu keluaran elemen kompresor yang terlalu tinggi, periksa secara berurutan ventilasi, pendingin, pelumas, kipas, sirkuit air pendingin, katup termostatik, dan sensor suhu. Jangan terus mengatur ulang alarm sebelum penyebabnya diperbaiki.
· BOSAN

Alarm suhu tinggi biasanya berarti panas kompresi tidak dibuang secara efisien, atau sirkuit pelumas, sistem pendingin, atau kondisi ruang kompresor abnormal. Batas alarm bervariasi berdasarkan model, pelumas, dan pengaturan pengendali. Gunakan manual instruksi dan catatan normal historis mesin; jangan sekadar menghapus alarm dan terus menjalankan.
Gejala Umum
- Pengendali melaporkan suhu udara keluar, suhu keluaran elemen kompresor, atau suhu oli yang terlalu tinggi dan mematikan kompresor.
- Suhu terus meningkat setelah masuk mode berbeban, turun perlahan setelah masuk mode tanpa beban, atau alarm terjadi berulang kali pada cuaca panas atau pada beban penuh.
- Ruang kompresor sangat panas dan udara buang pendingin sedang ditarik kembali ke saluran masuk.
- Pelumas berwarna gelap atau berbau terbakar, atau kipas pendingin atau sistem air pendingin tidak beroperasi normal.
Urutan Diagnostik
- Catat waktu alarm, suhu lingkungan, tekanan saat berbeban, arus motor, dan tren suhu sebelum penghentian mesin. Tentukan apakah kejadian merupakan kenaikan yang berkelanjutan atau loncatan sensor yang tidak masuk akal.
- Setelah penghentian mesin, isolasi, dekompresi, dan konfirmasi bahwa tekanan tangki separator oli adalah nol, periksa level pelumas tepat seperti yang ditentukan dalam manual. Level yang rendah mengurangi pelumasan dan pembuangan panas; level yang berlebihan dapat menyebabkan pembentukan busa dan masalah pemisahan.
- Periksa saluran masuk udara ruang, bukaan pembuangan, saluran udara, dan sekat pengarah udara. Pastikan udara panas dari pembuangan tidak dapat bersirkulasi kembali ke saluran masuk kompresor.
- Periksa lembar penyaring udara masuk, filter udara masuk, dan permukaan pendingin eksternal untuk penyumbatan. Lindungi komponen listrik selama pembersihan dan jangan memaksa kotoran masuk lebih dalam ke inti pendingin.
- Konfirmasi arah kipas pendingin, kecepatan, dan logika kontrol. Periksa kontaktor kipas, sabuk, atau penggerak kecepatan variabel jika berlaku.
- Pada unit pendingin air, verifikasi suhu air pendingin masuk, aliran, tekanan diferensial dan kualitasnya. Pastikan katup terbuka, saringan bersih, dan penukar panas tidak berkerak.
- Jika ventilasi, level pelumas, dan pembersihan eksternal memadai, teknisi yang berkualifikasi harus memeriksa filter oli, penyumbatan pendingin oli internal, katup termostatik, katup penghenti oli, kebocoran sirkuit pelumas, dan akurasi sensor temperatur.
Tindakan Korektif
- Pulihkan ventilasi ruang yang efektif dan pisahkan pembuangan panas dari udara masuk; desain ulang saluran jika kapasitas pembuangan panas yang terpasang tidak memadai.
- Gunakan pelumas yang ditentukan dan koreksi level menggunakan prosedur yang disetujui. Pelumas yang teroksidasi, teremulsi, atau tercampur mungkin perlu diganti dan sistem dibersihkan.
- Bersihkan atau ganti filter dan pendingin yang tersumbat. Pulihkan temperatur dan aliran air yang ditentukan pada paket pendingin air.
- Setelah memperbaiki kipas, katup termostatik, sirkuit pelumas, atau sensor, verifikasi temperatur stabil baik pada operasi tanpa beban maupun dengan beban sebelum mengembalikan mesin ke layanan terus-menerus.
Hentikan Kompresor dan Hubungi Teknisi yang Berkualifikasi Ketika
- Alarm kembali muncul tak lama setelah mesin dihidupkan kembali atau suhu naik dengan cepat tanpa stabil.
- Terdapat bau terbakar, asap, gesekan logam, kebocoran pelumas berat atau pelumas yang terkarbonisasi.
- Elemen kompresor sulit diputar, kipas pendingin diam, aliran air pendingin tidak ada, atau akurasi sensor tidak dapat dikonfirmasi.
Pencegahan
- Catat suhu lingkungan, suhu udara keluar dan tekanan saat berbeban setiap hari untuk menetapkan garis dasar normal.
- Perpendek interval pemeriksaan untuk lembar penyaring, pendingin dan elemen filter di lingkungan berdebu atau bersuhu tinggi.
- Jaga jalur masuk dan keluar ruangan kompresor terpisah dan pastikan area keluaran pendingin tetap bersih.
- Rawat pelumas, filter oli, dan sistem termostatik sesuai jam operasi dan kondisi pelumas sebenarnya.
Catatan Penting
Batas alarm, prosedur pemeriksaan level pelumas, spesifikasi pelumas dan kontrol kipas berbeda menurut produsen dan model. Artikel ini mengidentifikasi arah diagnostik dan tidak menggantikan manual operasi dan pemeliharaan spesifik model.