Gangguan tegangan tinggi/rendah atau fasa pada kompresor udara: panduan pemeriksaan aman
Untuk alarm tegangan tinggi, tegangan rendah, kehilangan fase, urutan fase salah, atau tegangan lebih pada bus DC, seorang teknisi listrik yang berkualifikasi harus memeriksa tegangan masuk, ketidakseimbangan fase, sambungan, regulasi trafo atau generator, dan penggerak frekuensi variabel. Jangan pernah menonaktifkan proteksi atau menaikkan batas alarm untuk memaksa operasi.
· BOSAN

Pesan pengontrol yang menunjukkan tegangan tinggi tidak selalu berarti tegangan berlebih dari utilitas secara terus-menerus. Pada kompresor VSD, ini bisa menunjukkan tegangan lebih pada bus DC yang disebabkan oleh deselerasi regeneratif, masalah unit pengereman, atau parameter penggerak frekuensi variabel yang salah. Pertama, identifikasi apakah alarm berasal dari sumber listrik masuk, suplai kontrol, motor utama, atau di dalam penggerak frekuensi variabel, lalu evaluasi berdasarkan plat nama dan manual spesifik model.
Gejala Tipikal
- Pengontrol melaporkan tegangan lebih, tegangan rendah, kehilangan fase, urutan fase salah, ketidakseimbangan fase, atau tegangan lebih pada bus DC penggerak frekuensi variabel.
- Kompresor mati saat dihidupkan, alarm hanya setelah masuk mode berbeban, atau gagal terutama pada daya generator atau selama periode beban ringan dari utilitas.
- Kontaktor bergetar dan berbunyi berulang, pengontrol memulai ulang, penggerak frekuensi variabel berhenti, atau arus tiga fase berbeda secara signifikan.
- Motor terlalu panas atau berdengung, rotasi salah, atau sekering dan pemutus sirkuit beroperasi berulang kali.
Urutan Diagnostik
- Catat kode alarm lengkap, status operasi, dan waktu. Identifikasi apakah sumbernya dari pengontrol kompresor atau penggerak kecepatan variabel.
- Bandingkan pelat nama kompresor, motor, dan penggerak frekuensi variabel dengan tegangan dan frekuensi nominal di lokasi. Pastikan konfigurasi kelistrikan yang dipesan sesuai dengan suplai.
- Seorang tukang listrik bersertifikat harus mengukur ketiga tegangan antar-fasa dalam kondisi tidak berbeban dan berbeban, dan membandingkannya dengan pembacaan kontroler. Periksa ketidakseimbangan fase, penurunan mendadak tegangan, dan lonjakan. Gunakan manual model untuk batas yang diizinkan.
- Setelah isolasi dan verifikasi tegangan nol, periksa terminal masuk, pemutus sirkuit, sekering, kontaktor, dan kabel untuk kelonggaran, kerusakan akibat panas, oksidasi, atau ukuran konduktor yang tidak memadai.
- Untuk suplai trafo atau generator, periksa posisi tap trafo, pengaturan AVR generator, kapasitas, dan respons dinamis. Amati tegangan saat kompresor dihidupkan, masuk mode berbeban, dan masuk mode tanpa beban.
- Untuk tegangan lebih pada bus DC pada penggerak frekuensi variabel, periksa tegangan masuk dan minta teknisi berkompeten pada penggerak frekuensi variabel untuk memverifikasi waktu deselerasi, pengaturan kontrol kecepatan, resistor pengereman atau unit pengereman, dan data motor.
- Periksa relay urutan fase, trafo kontrol, dan sirkuit penginderaan tegangan. Jika tegangan yang diukur normal tetapi tampilan tidak, kalibrasi atau perbaiki sirkuit penginderaan alih-alih mengubah batas proteksi.
Tindakan Korektif
- Jika tegangan di lokasi berada di luar rentang yang diizinkan mesin, hentikan kompresor dan minta penyedia utilitas, tukang listrik, atau penyedia layanan generator untuk memperbaiki suplai.
- Kencangkan atau ganti sambungan yang terlalu panas, rusak, atau longgar serta komponen dengan rating salah, diikuti dengan pemeriksaan isolasi dan pembumian perlindungan.
- Perbaiki penyebab hilangnya fase, urutan, dan ketidakseimbangan. Verifikasi rotasi motor dan kipas pendingin sebelum uji coba terkontrol.
- Parameter penggerak frekuensi variabel, sirkuit pengereman, dan kesalahan modul daya harus ditangani oleh personel yang familiar dengan model penggerak frekuensi variabel tersebut. Jangan pernah memperpanjang waktu tunda proteksi atau menutupi alarm untuk memaksa operasi.
Hentikan Kompresor dan Panggil Teknisi yang Berkualifikasi Ketika
- Terdapat percikan api, asap, bau terbakar, terminal yang berubah warna, suara pelepasan listrik atau kondensasi di dalam kabinet.
- Tegangan atau arus fase sangat tidak seimbang, pemutus sirkuit terus memutus, atau rotasi motor salah.
- Tegangan masuk dikonfirmasi normal tetapi penggerak frekuensi variabel terus melaporkan tegangan DC-bus berlebih, tegangan rendah, atau kerusakan modul daya.
Pencegahan
- Gunakan pemutus sirkuit yang sesuai, proteksi hilangnya fase/urutan fase, dan proteksi lonjakan, dengan pentanahan protektif yang andal.
- Lakukan pemeriksaan termografi berkala pada terminal daya, kontaktor, dan sambungan kabel.
- Sediakan kapasitas pengasutan dan dinamis yang cukup pada pasokan generator; untuk unit VSD juga ikuti persyaratan harmonik dan pentanahan.
- Simpan bacaan tegangan dan arus nol-beban dan beban-penuh sebagai acuan perbandingan.
Catatan Penting
Jangan menerapkan persentase universal sebagai pengganti rentang tegangan yang diizinkan dalam manual mesin. Ketentuan proteksi motor, pengendali, dan penggerak frekuensi variabel dapat berbeda, dan batas proteksi dari pabrikan harus tetap berlaku.